Penarikan Mahasiswa PSTI UNISA dari Magang Berdampak Mend. Wellness Clinic 2025/2026

Program Studi Teknologi Informasi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta secara resmi telah melaksanakan agenda penarikan mahasiswa yang bertugas di Mend. Wellness Clinic. Momentum penarikan ini menandai berakhirnya masa praktik kerja lapangan yang dijalani oleh para mahasiswa dalam skema Program Magang Berdampak untuk periode Tahun Ajaran 2025/2026.

Kegiatan Magang Berdampak ini merupakan bagian dari perwujudan kurikulum adaptif PSTI UNISA untuk mendekatkan mahasiswa dengan ekosistem kerja nyata di industri kesehatan dan pelayanan wellness. Selama masa bakti magang pada tahun ajaran ini, mahasiswa terlibat aktif dalam pemeliharaan sistem digital, optimasi infrastruktur teknologi informasi, serta pengelolaan data operasional guna mendukung efisiensi pelayanan klinik.

Pelaksanaan Penarikan

Prosesi penarikan dan serah terima kembali mahasiswa magang ini dilaksanakan secara formal pada:

  • Hari / Tanggal: Minggu, 25 Januari 2026
  • Tempat Lokasi: Mend. Wellness Clinic, Yogyakarta
  • Agenda: Evaluasi performa kerja oleh mentor industri, penyampaian kesan dan pesan, serta penandatanganan berkas resmi selesainya masa magang mahasiswa.

Sinergi Kedepan dan Apresiasi

Pihak institusi Program Studi Teknologi Informasi UNISA Yogyakarta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran manajemen, staf, serta pembimbing lapangan di Mend. Wellness Clinic atas kesempatan berharga, bimbingan intensif, dan kolaborasi luar biasa yang telah diberikan kepada para mahasiswa selama di lapangan.

Semoga seluruh ilmu praktis, pengalaman kerja, dan pemahaman budaya industri yang diperoleh mahasiswa selama masa pemagangan dapat menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk melangkah ke jenjang karir profesional di masa depan. Hubungan kerja sama yang sinergis ini diharapkan dapat terus terjalin erat di masa mendatang demi mendukung lahirnya talenta-talenta teknologi informasi yang kompeten dan siap berkontribusi dalam digitalisasi layanan kesehatan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *