Dalam rangka membentuk karakter mahasiswa yang adaptif namun tetap kritis di tengah masifnya arus teknologi, Program Studi Teknologi Informasi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sukses menyelenggarakan agenda Kuliah Softskill. Kegiatan ini dihadiri secara antusias oleh civitas akademika prodi teknologi digital yang ingin menyeimbangkan kompetensi teknis dengan kematangan berpikir logis.
Acara yang berlangsung interaktif ini mengusung tema yang sangat krusial dan relevan bagi generasi digital saat ini, yaitu “Smart Student, Not AI Dependent”. Untuk membedah topik tersebut, PSTI UNISA menghadirkan seorang pakar bimbingan dan konseling terkemuka, Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd., yang merupakan dosen senior dari Program Studi BK Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Detail Pelaksanaan Kegiatan
Agenda penguatan karakter dan softskill kemahasiswaan ini telah berlangsung secara tatap muka dengan rincian jadwal sebagai berikut:
- Hari / Tanggal: Jumat, 24 April 2026
- Waktu Berlangsung: Pukul 13.00 WIB s.d. selesai
- Materi Utama: Smart Student, Not AI Dependent (Strategi Navigasi AI tanpa Menghilangkan Orisinalitas Berpikir)
- Tempat Lokasi: Hall Baroroh, Kampus Terpadu UNISA Yogyakarta
Menumbuhkan Nilai Orisinalitas dan Kemandirian Berpikir
Di hadapan para mahasiswa, Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd. memaparkan materi komprehensif mengenai pentingnya menjaga integritas akademik dan kreativitas orisinal di era kebangkitan kecerdasan buatan (AI). Pembahasan difokuskan pada bagaimana mahasiswa Teknologi Informasi seharusnya memposisikan perangkat pintar seperti Large Language Models (LLM) hanya sebagai asisten atau katalisator, bukan sebagai pengganti proses berpikir kritis dan pemecahan masalah secara mandiri.
Sesi ini juga membuka ruang dialog yang dinamis mengenai tantangan psikologis dan akademis yang muncul akibat ketergantungan berlebih pada otomatisasi digital. Melalui pendekatan yang humanis, pemateri menekankan bahwa mahasiswa yang cerdas adalah mereka yang mampu mengendalikan dan memanfaatkan AI secara bijak untuk mendukung riset eksperimental maupun pengembangan sistem, tanpa kehilangan esensi autentik dari karya yang mereka ciptakan.
Melalui penyelenggaraan Kuliah Softskill ini, Program Studi Teknologi Informasi UNISA Yogyakarta berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya andal dalam merancang data pipelines atau rekayasa perangkat lunak, melainkan juga memiliki kedalaman emosional, etika profesi yang kuat, serta kemandirian berpikir yang siap menjawab tantangan global secara bijaksana.