Tim mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026. Program bergengsi yang diselenggarakan resmi oleh Kemendikbudristek ini bertujuan untuk menyaring dan membina ide bisnis mahasiswa yang solutif, inovatif, serta bernilai komersial tinggi.
Di bawah bimbingan taktis dari dosen pembimbing Ibu Esi Putri Silmina, S.T., M.Cs., tim kolaboratif lintas disiplin ilmu ini dipimpin oleh Umar (S1 Teknologi Informasi) sebagai Ketua Tim. Adapun barisan anggota tim diisi oleh para taruna digital dan medis yang kompeten, yaitu Hanif Nur Faiz (S1 Teknologi Informasi), Fawwas Al Mahdi (S1 Teknologi Informasi), Vincencius Adit I. P. (S1 Teknologi Informasi), serta M. Zulfahmi R. (S1 Kedokteran).

Detail Proposal Karya dan Pelaksanaan
Ajuan bisnis berbasis teknologi yang berhasil menembus pendanaan nasional ini mengusung spesifikasi sebagai berikut:
- Skema Program: Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026
- Judul Karya Inovasi: Dispenser Obat IoT Memonitor Jadwal melalui Aplikasi (Smart Pill Dispenser)
- Kategori Kompetisi: Manufaktur dan Teknologi Terapan
- Dosen Pembimbing: Esi Putri Silmina, S.T., M.Cs.
- Komposisi Tim Kolaborasi:
- Umar – S1 Teknologi Informasi (Ketua)
- Hanif Nur Faiz – S1 Teknologi Informasi (Anggota)
- Fawwas Al Mahdi – S1 Teknologi Informasi (Anggota)
- Vincencius Adit I. P. – S1 Teknologi Informasi (Anggota)
- M. Zulfahmi R. – S1 Kedokteran (Anggota)
Sinergi IoT dan Medis untuk Solusi Kesehatan Masyarakat
Produk bisnis yang dikembangkan, Smart Pill Dispenser, merupakan sebuah terobosan dispenser obat pintar berbasis Internet of Things (IoT). Alat ini dirancang secara presisi guna membantu pasien maupun lansia dalam memonitor serta mengonsumsi obat secara terjadwal. Sistem mekanis dispenser ini terinterkoneksi langsung dengan aplikasi seluler yang bertindak sebagai pusat kendali aliran data (data pipelines) untuk mengirimkan notifikasi pengingat secara otomatis dan real-time.
Kolaborasi apik antara mahasiswa Teknologi Informasi dan Kedokteran menjadi kunci sukses lolosnya proposal ini. Sinergi ini memastikan aspek fungsionalitas rekayasa perangkat keras dan pemrograman IoT berjalan selaras dengan kebutuhan klinis kepatuhan konsumsi obat pasien di dunia medis terapan. Melalui pendanaan P2MW 2026, gagasan eksperimental ini siap diakselerasi menuju tahap fabrikasi purwarupa (prototype) dan komersialisasi pasar.
Segenap keluarga besar Program Studi Teknologi Informasi UNISA Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses yang setinggi-tingginya kepada Umar dan seluruh anggota tim. Keberhasilan menembus pendanaan nasional ini membuktikan bahwa mahasiswa PSTI UNISA tidak hanya andal dalam tataran teori komputasi, melainkan juga adaptif dan jeli dalam melahirkan solusi teknologi terapan yang berdampak nyata. Selamat berjuang mengembangkan produk, terus berinovasi, dan menginspirasi ekosistem wirausaha teknologi digital di Indonesia!